A.
PENGERTIAN
Intranet adalah sebuah private network yang menggunakan protokol-protokol Internet (TCP/IP), yang penggunaannya terbatas pada suatu
organisasi/perusahaan. Untuk membangun sebuah intranet, maka sebuah jaringan
haruslah memiliki beberapa komponen yang membangun Internet, yakni protokol Internet (Protokol TCP/IP, alamat
IP, dan protokol lainnya), klien dan juga server. Protokol HTTP dan beberapa protokol
Internet lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya merupakan komponen protokol yang
sering digunakan. Akses Intranet memerlukan identifikasi password dan pengguna sehingga hanya dapat diakses oleh anggota
organisasi/perusahaan tersebut. Bahkan warnet dapat dikategorikan Intranet.
B. KEUNTUNGAN
1. Produktifitas Kerja : Intranet membantu
pengguna untuk menemukan informasi secara tepat menggunakan aplikasi yang
sesuai dengan pekerjaan dan tanggung jawab
dalam mengakses database yang diperlukan.
2. Efisiensi Waktu : Dengan intranet, organisasi/perusahaan dapat memberikan informasi
yang lebih lengkap kepada para anggota/karyawan di mana
anggota/karyawan dapat mengakses informasi yang sesuai.
3. Komunikasi : Intranet memberikan fasilitas yang memungkinkan komunikasi efektif di
dalam sebuah organisasi, baik antara bawahan-atasan, maupun antaranggota/karyawan.
4. Sistem publikasi web : memungkinkan data-data organisasi/perusahaan diakses secara
mudah, misalnya pedoman anggota/karyawan, data keuntungan,
kebijakan organisasi/perusahaan, data pelatihan. Berkas tersebut
dapat diakses menggunakan aplikasi internet standar seperti Adobe Acrobat dan Flash.
5. Efektivitas biaya : Pengguna dapat melihat atau membaca data melalui web browser tidak
perlu membaca data fisik (tidak perlu mencetak).
6. Keseragaman informasi : Intranet menjamin keseragaman informasi yang di terima
karena semua pengguna melihat informasi yang sama di intranet.
7. Meningkatkan Kerjasama : Dengan informasi yang mudah di akses oleh semua pengguna
resmi (internal), kualitas kerja team ( team work) akan meningkat.
2. Efisiensi Waktu : Dengan intranet, organisasi/perusahaan dapat memberikan informasi
yang lebih lengkap kepada para anggota/karyawan di mana
anggota/karyawan dapat mengakses informasi yang sesuai.
3. Komunikasi : Intranet memberikan fasilitas yang memungkinkan komunikasi efektif di
dalam sebuah organisasi, baik antara bawahan-atasan, maupun antaranggota/karyawan.
4. Sistem publikasi web : memungkinkan data-data organisasi/perusahaan diakses secara
mudah, misalnya pedoman anggota/karyawan, data keuntungan,
kebijakan organisasi/perusahaan, data pelatihan. Berkas tersebut
dapat diakses menggunakan aplikasi internet standar seperti Adobe Acrobat dan Flash.
5. Efektivitas biaya : Pengguna dapat melihat atau membaca data melalui web browser tidak
perlu membaca data fisik (tidak perlu mencetak).
6. Keseragaman informasi : Intranet menjamin keseragaman informasi yang di terima
karena semua pengguna melihat informasi yang sama di intranet.
7. Meningkatkan Kerjasama : Dengan informasi yang mudah di akses oleh semua pengguna
resmi (internal), kualitas kerja team ( team work) akan meningkat.
C.KELEMAHAN
1. Informasi yang salah
atau tidak sesuai dapat juga beredar melalui intranet sehingga mengurangi
efektivitasnya.2. Dalam perkembangan interaksi di intranet ada juga kemungkinan mengirimkan hal-hal yang kurang sesuai (kasar/kurang sopan).
3. Diperlukan pelatihan untuk mendidik anggota/karyawan untuk menggunakan intranet.
4. Diperlukan tenaga ahli untuk membangun dan mengembangkan intranet di sebuah organisasi/perusahaan.
5. Pertimbangan keamanan data merupakan pemikiran utama karena pengguna bisa saja mengirimkan pesan yang sensitif (menyinggung karyawan lain atau atasannya) yang dapat terlihat oleh yang bersangkutan. Sehingga dapat menimbulkan ‘konflik’.
6. Bebasnya pengiriman pesan antarpengguna, dapat terjadi overload (data penuh) jika tidak dikontrol dengan baik
